Sah! DR. Ibnu Affan Pimpin MABMI Sumut, Raih Dukungan Bulat 17 Pengurus Daerah

Sah! DR. Ibnu Affan Pimpin MABMI Sumut, Raih Dukungan Bulat 17 Pengurus Daerah

Senin, 27 Juli 2026,

 

DR. Ibnu Affan, S.H., M.Hum
Ketua Terpilih PW MABMI Sumatera Utara 2026–2031

MEDAN – DR. Ibnu Affan, S.H., M.Hum., resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Wilayah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PW MABMI) Sumatera Utara periode 2026–2031 dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) II MABMI Sumut yang berlangsung di Kota Medan, Sabtu–Minggu (25–26/7/2026).


Keputusan tersebut menjadi hasil mufakat seluruh peserta Muswil setelah 17 Pengurus Daerah (PD) MABMI kabupaten/kota se-Sumatera Utara menyatakan dukungan penuh kepada DR. Ibnu Affan. Dengan demikian, forum tertinggi organisasi tingkat provinsi itu menetapkan dirinya sebagai ketua secara aklamasi, mencerminkan kuatnya kepercayaan dan soliditas jajaran MABMI terhadap kepemimpinannya.


Muswil II PW MABMI Sumut berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Pengurus Besar (PB) MABMI, Dewan Adat, Dewan Pakar, para tokoh Melayu, akademisi, serta pengurus MABMI dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Selain menjadi ajang evaluasi organisasi, Muswil juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan adat serta budaya Melayu di tengah dinamika perkembangan zaman.


Dalam rapat pleno, seluruh peserta secara bulat menyepakati nama DR. Ibnu Affan, S.H., M.Hum. sebagai nahkoda baru PW MABMI Sumut. Keputusan aklamasi tersebut dinilai sebagai bentuk kepercayaan terhadap kapasitas, integritas, pengalaman organisasi, serta komitmennya dalam membangun MABMI yang semakin kuat dan berdaya saing.


Usai penetapan, Ketua Pengemban Jabatan Sementara (Pjs) PW MABMI Sumut, Drs. Asrin Naim, secara resmi menyerahkan hasil Muswil kepada DR. Ibnu Affan selaku Ketua Tim Formatur. Amanah tersebut memberikan kewenangan kepada ketua terpilih untuk menyusun komposisi kepengurusan PW MABMI Sumut periode 2026–2031 sekaligus mempersiapkan agenda pelantikan.


Dalam sambutannya, DR. Ibnu Affan, S.H., M.Hum. menegaskan bahwa amanah yang diberikan merupakan tanggung jawab besar untuk membawa MABMI Sumatera Utara menjadi organisasi adat yang semakin profesional, inklusif, dan mampu menjawab tantangan pelestarian budaya Melayu di era digital.




Menurutnya, langkah pertama yang akan dilakukan adalah melakukan konsolidasi organisasi hingga ke seluruh kabupaten dan kota agar program kerja MABMI dapat berjalan secara sinergis dan berkesinambungan.


"Kepercayaan yang diberikan oleh seluruh Pengurus Daerah merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya mengajak seluruh keluarga besar MABMI untuk memperkuat persatuan, menjaga marwah budaya Melayu, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar DR. Ibnu Affan.

 

Ia menambahkan bahwa MABMI ke depan harus menjadi organisasi adat yang tidak hanya berperan sebagai penjaga warisan budaya, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui pemberdayaan generasi muda, penguatan literasi budaya, digitalisasi khazanah Melayu, serta kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, dan berbagai elemen masyarakat.


Sementara itu, Ketua Panitia Muswil II, Datuk Rahmadsyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan Pengurus Daerah MABMI yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Muswil II sehingga seluruh agenda organisasi dapat berlangsung dengan tertib, demokratis, dan penuh semangat kekeluargaan.


Pembukaan Muswil II juga diwarnai dengan pemberian Piagam Penghargaan Anugerah Pengabdian dari Pengurus Besar MABMI kepada 25 tokoh dan pengurus yang telah mengabdikan diri selama 10 hingga 30 tahun dalam menjaga eksistensi budaya Melayu di Sumatera Utara. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan dedikasi, kejujuran, kedisiplinan, loyalitas, dan pengabdian tanpa pamrih terhadap organisasi.


Penyematan penghargaan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PB MABMI, Prof. Dr. Datuk Seri OK Saidin, S.H., M.Hum., didampingi Dewan Adat dan Dewan Pakar. Sejumlah tokoh penerima penghargaan di antaranya H. Asrin Naim, Datuk Adil Freddy Haberham, H.T. Daniel Mozard, serta Dato' Syahril Tambuse atas pengabdian selama 20 tahun.


Pada kesempatan yang sama, Pengurus Besar MABMI juga melantik Pengurus Puan-Puan MABMI periode 2026–2031. Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Umum PB MABMI, Dr. H. Milhan Yusuf, M.A.


Dalam arahannya, Ketua Umum PB MABMI, Prof. Dr. Datuk Seri OK Saidin, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa Muswil II harus menjadi momentum kebangkitan organisasi, bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan.




"Muswil ini harus menghasilkan kepemimpinan yang mampu mengonsolidasikan seluruh Pengurus Daerah agar MABMI semakin kokoh dalam menjaga identitas budaya Melayu sekaligus melahirkan program-program strategis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini," tegasnya.


Dengan terpilihnya DR. Ibnu Affan, S.H., M.Hum. secara aklamasi, keluarga besar MABMI Sumatera Utara menaruh harapan besar agar organisasi semakin maju, solid, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam pelestarian adat, budaya, dan kearifan lokal Melayu. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat eksistensi MABMI sebagai rumah besar masyarakat Melayu yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur budaya yang diwariskan para pendahulu.


Rangkaian Musyawarah Wilayah II PW MABMI Sumatera Utara ditutup dengan sesi foto bersama, ramah tamah, serta semangat kebersamaan untuk mengawal arah baru organisasi di bawah kepemimpinan DR. Ibnu Affan, S.H., M.Hum. menuju MABMI Sumatera Utara yang lebih kuat, bermartabat, dan berdaya saing.(Red).


TerPopuler